PPID Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan "Profesional, Sinergi dan Militan"


UPAYA PENCARIAN TERHADAP PEMUDA YANG TENGGELAM DI BKB MASIH NIHIL, TIM SAR GABUNGAN LANJUTKAN PENYISIRAN KALI BESOK PAGI


Jakarta - Pencarian terhadap seorang pemuda yang tenggelam di Banjir Kanal Barat masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga rabu (27/7) petang ini namun korban masih belum ditemukan. Upaya yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sudah secara maksimal dengan melibatkan puluhan personil SAR gabungan serta alat utama dan prasarana SAR yang ada di lapangan.

"Penyisiran melalui jalur air dengan menggunakan perahu karet akan kita lanjutkan besok pagi, sementara malam ini kita akan lakukan pengamatan secara visual melalui jalur darat." tegas Fazzli, S.A.P., M.Si., Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Sebelumnya dari pagi tadi tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian dengan membagi area menjadi 3 (tiga) dimana pada SRU pertama melakukan pencarian menggunakan Rubber Boat dengan jarak 4 KMdari lokasi kejadian, SRU kedua melakukan pencarian visual jalur darat dengan jarak 3 KM dari lokasi kejadian, kemudian SRU ketiga melakukan pencarian dengan Aqua Eye dan USD serta dilakukan penyelaman sekitar lokasi kejadian dengan radius 10 Meter.

Adapun unsur tim SAR gabungan yang tergabung dalam pencarian hari ini yaitu Kantor SAR Jakarta, Polsek Gambir, BPBD DKI Jakarta, DAMKAR, Koramil Gambir, MTA, Baznas Tanggap Bencana, Relawan Indenpenden Tim, OCC, Ambulance Gawat Darurat, IDERU, Tanggap Bencana Indonesia, DMC Dompet duafa, Human Inisiative, Pala Baja, WMI, Respon tim, Korgad, Satgasus brigade 08, GMCI, Imani care, IEA dan Masyarakat setempat. 

Sebelumnya pada rabu (27/7) sekitar pukul 01.00 WIB di Kali Banjir Kanal Barat, tepatnya di Jembatan Jeling Roxy, Keluarahan Cideng, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Korban yang diketahui bernama Muhammad Aldi (22) berdasarkan keterangan saksi saat melihat korban sudah timbul tenggelam dengan posisi tangan di atas lalu menghilang di aliran kali Banjir Kanal Barat.

HUMAS KANTOR SAR JAKARTA