PPID Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan "Profesional, Sinergi dan Militan"


Hilang Kontak 2 Hari di Laut, Salam Chandra Berhasil Ditemukan Selamat


TARAKAN – Salam Chandra, nelayan asal Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan yang sempat dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (1/5) pagi ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (2/5/) siang. Tim SAR gabungan sekitar pukul 13.45 Wita berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat bersama speedboatnya dalam keadaan terapung-apung di sebelah timur laut Pulau Bunyu. Tepatnya pada koordinat 03°24'198"N 118°07'890"E dengan jarak kurang lebih 40 mil dari lokasi kejadian.

Dikatakan Kepala Kantor SAR Tarakan Amiruddin A.S, S.Sos, korban ditemukan sudah sangat jauh berada di tengah lautan. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Tarakan menggunakan RIB 03 milik tim rescue Basarnas Tarakan.

“Sedangkan speedboatnya, setelah dilakukan pengecekan tidak mengalami trouble. Hanya kehabisan bahan bakar, sehingga kami mensupply BBM dan speedboatnya diarahkan ke Tarakan oleh 2 personel kami,” ujar Amiruddin.

“Waktu ditemukan oleh tim kami, kondisinya sudah lemas dan mulai depresi. Karena kurang lebih 2 hari terapung-apung di laut sehingga memang butuh penanganan waktu sedikit terkait masalah supply makanan karena kondisinya sangat lemas,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata mantan Kakansar Pekanbaru ini, pada pukul 15.30 Wita, RIB yang membawa korban berhasil sandar di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dalam keadaan selamat dan Salam Chandra langsung diserahkan ke pihak keluarga. Sehingga pada pukul 16.00 Wita, operasi SAR yang melibatkan tim rescue Kansar Tarakan, Polair Res Tarakan, Ditpolairud Polda Kaltara, Satrol Lantamal XIII, personel Pos AL Bunyu dan masyarakat dinyatakan selesai dan diusulkan untuk dilaksanakan penutupan.

“Kendala yang kami hadapi oleh tim SAR gabungan itu yakni cuaca dimana anomali cuaca yang sekarang ini susah diprediksi. Di Tarakan tidak hujan, tapi di lapangan hujan. Sehingga hujan ini sangat menghambat pencarian karena mempengaruhi jarak pandang (visibility) para rescuer yang melakukan pencarian,” pungkasnya.

Diketahui, untuk memaksimalkan pencarian hari kedua terhadap korban yang hilang kontak di perairan Pulau Selayu, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan saat akan kembali ke Tarakan usai panen di tambaknya menggunakan speedboat 40 PK, Kantor SAR Tarakan mengerahkan 1 tim rescue lagi. Dimana tim rescue yang menggunakan RIB 03 melakukan penyisiran di sektor pencarian daerah Pulau Bunyu sampai mengarah ke utara arah Nunukan. Sedangkan tim kedua dengan RIB 01 berjumlah 5 orang juga, fokus pencarian di daerah Pantai Amal mengarah ke selatan. (bba)



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan kapal .
Pengunggah : tarakan