UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 1


Tim SAR Perpanjang Area Pencarian Dodo Hingga ke Kediri


Kediri – Tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian terhadap Dodo Sriutomo (40) hingga mencapai wilayah Kediri, pada Sabtu (1/12). Pencarian di hari kelima ini diperpanjang hingga mencapai bendungan gerak Waru Turi di desa Gampeng, kecamatan Gampengrejo, kabupaten Kediri.

“Hasil evaluasi dengan para personel tim SAR gabungan semalam, area pencarian korban diperpanjang hingga ke bendungan gerak Waru Turi di Kediri, dengan pertimbangan bahwa ada kemungkinan korban tersangkut di sekitar bendungan gerak Waru Turi,” ungkap Brian Gautama, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek.

Seperti pola pencarian di hari sebelumnya, lanjut Brian, tim SAR gabungan mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit). Titik awal pencarian korban di hari kelima ini dimulai dari wilayah Mojo, kabupaten Kediri. Sebab, korban mungkin sudah bergeser jauh dari TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan).

SRU pertama melakukan penyisiran di sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel berkekuatan 25PK. Penyisiran dimulai dari tambangan Ngadi, Mojo, hingga mencapai daerah bendungan gerak Waru Turi. SRU pertama melakukan manuver perahu di titik-titik yang dicurigai korban terjebak di dasar sungai.

Sementara itu, SRU kedua melakukan pengamatan melalui jalur darat, yaitu di beberapa jembatan dan perahu tambangan yang terdapat di sepanjang aliran sungai Brantas. SRU kedua juga menyebarluaskan informasi kejadian tenggelamnya korban ini ke warga yang beraktivitas atau bermukim di sekitar aliran sungai Brantas.

“Langkah penyebarluasan informasi kejadian yang menimpa korban ini bertujuan agar apabila warga mengetahui tanda-tanda keberadaan korban, maka diharapkan untuk segera melaporkannya kepada petugas,” ujar Brian.

Seperti diberitakan sebelumnya, upaya pencarian Dodo ini melibatkan sejumlah pihak, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD Tulungagung, Koramil Ngantru dan Koramil Sumbergempol, Polsek Ngantru dan Polsek Sumbergempol, BP Pramuka Kwarcab Tulungagung, RAPI, Banser, Basarta Tulungagung dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, kecelakaan yang menimpa korban ini terjadi pada Selasa (27/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang hendak menyeberangi sungai lewat jembatan darurat terpeleset karena kondisi licin nya jembatan hingga akhirnya jatuh dan tenggelam ke sungai.

Sementara itu hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya untuk mencari keberadaan korban.(Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya