UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 2


Suryadi Ditemukan Meninggal di Sungai Brantas Kediri


Blitar – Suryadi (8) seorang warga dusun Mojo, kecamatan Sanan Kulon, kabupaten Blitar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal, pada Rabu (13/3) sekitar pukul 10.30 WIB, di sungai Brantas, Ngujang, kecamatan Ngadiluwih, kabupaten Kediri.

Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, penemuan jenazah korban ini berkat informasi dari warga Ngujang yang melihat tanda-tanda keberadaan korban di sungai Brantas.

Begitu memperoleh informasi ini, lanjut Yoni, tim SAR gabungan mengerahkan satu tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung. Setalah dipastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah korban yang sedang dicari, selanjutnya tim SAR gabungan membawanya ke rumah duka dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.

Sebelumnya tim SAR gabungan telah berupaya mencari keberadaan korban sejak Ia dilaporkan hilang di sungai Brantas, kabupaten Blitar, pada Senin (11/3). Menurut penuturan orang tua korban, korban diduga hilang di sungai Brantas sebab ditemukan sepeda angin miliknya di sekitar sungai, setelah dilakukan pencarian karena korban tidak juga pulang.

Dalam upaya menemukan Suryadi, tim SAR gabungan mengerahkan sebanyak empat SRU (Search and Rescue Unit), meliputi tiga SRU air dan satu SRU darat. Dengan menggu-nakan perahu karet yang dilengkapi mesin Mopel (Motor Tempel), SRU air melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Brantas hingga sampai ke daerah jembatan Ngujang.

Di beberapa lokasi yang dicurigai terdapat korban, SRU air melakukan manuver perahu karet guna menimbulkan gelombang air yang besar. Manuver perahu karet ini bertujuan agar korban yang diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan.

Arus sungai yang deras sempat menjadi kendala bagi SRU air saat melakukan upaya penyisiran. Selain itu, kondisi air yang keruh juga meminimalkan jarak pandang tim penyelam saat melakukan pencarian di dalam air.

Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga mengerahkan SRU darat untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dicurigai ada tanda-tanda keberadaan korban. SRU darat juga menyebarkan informasi kejadian ini kepada warga di sungai Brantas, apabila mereka melihat keberadaan korban, maka diharapkan untuk melapor ke petugas.

Selain tim Pos SAR Trenggalek, upaya pencarian Suryadi juga melibatkan peran dari unsur SAR gabungan, diantaranya BPBD kabupaten dan kota Blitar, Polresta Blitar, Koramil dan Polsek Sanan Kulon, ORARI, PMI, SAR MTA Malang, PMK Blitar, Muspika Sanan Kulon dan warga setempat. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya