UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 2


Personil SAR gabungan ditambah, korban belum juga ditemukan


Merauke (1705) - Memasuki operasi pencarian hari ke 2 hari ini, kedua korban yang dilaporkan hilang setelah terjadi kecelakaan terbakarnya kapal di dermaga Kelapa 5 Merauke belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari personil Basarnas Merauke, Merauke Rescue Squad (MRS), Satpolairud Polres Merauke, serta KSOP Merauke telah memulai proses pencarian sejak pukul 06.00 wit pagi tadi. Pencarian dilakukan dalam Searching Area yang sudah ditetapkan sebelumnya dengan memperhitungkan faktor-faktor penentu di lapangan. Jika pada hari pertama operasi pencarian kemarin personil yang terlibat dalam tim tidak terlalu banyak, hari ini kekuatan tim gabungan diperbanyak jumlahnya. Turut bergabung dalam tim SAR gabungan hari ini dari Merauke Rescue Squad dan KSOP Merauke. Bertambahnya personil di lapangan akan semakin meringankan proses pencarian.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 22.10.39 (6).jpeg Breefing awal sebelum pergerakan ke lapangan

Tim gabungan dibagi dalam 3 (tiga) tim kecil yang melakukan penyisiran di pesisir sungai Maro dengan luasan area pencarian 1,44 kilometer persegi dengan total keliling area pencarian sepanjang 7,82 kilometer. Tim di lapangan menggunakan 2 (dua) buah perahu karet milik Basarnas dan 1 (satu) speed Boat milik Satpolair Polres Merauke. Walaupun area pencarian sudah diperluas namun fokus pengamatan masih dititikberatkan di sekitar lokasi kejadian dimana KM. Sinar Maros III terbakar dan tenggelam kemarin.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 22.10.39.jpeg Tim gabungan saat menyisir dermaga tempat terjadinya kebakaran kapal

Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari Kamis lalu telah terjadi kebakaran kapal yang melahap 2 (dua) kapal pengangkut BBM. Kedua kapal naas tersebut tengah melakukan pengisian BBM yang akan didistribusikan ke pedalaman Merauke. Akibat kebakaran tersebut, dilaporkan korban selamat 2 (dua) orang, meninggal sebanyak 2 (dua) orang dan hilang 2 (dua) orang anak buah kapal dari KM. Sinar Maros III atas nama Gustam (L) dan Sandi (L). Seluruhnya adalah ABK KM. Sinar Maros III. Diberitakan juga sebelumnya bahwa turut menjadi korban kebakaran yakni KM. Samudera Jaya 99 yang tengah berada di samping KM. Sinar Maros III pada saat kejadian. Menurut penuturan dari anak pemilik KM. Samudera Jaya 99 Beni Jaya Laksana, saat di hubungi via telepon selulernya menyampaikan bahwa seluruh awak kapalnya selamat. "semua ABK langsung melompat ke air waktu terjadi ledakan dari kapal sebelah. Ada satu ABK posisi masih di dalam kamar mesin waktu terdengar ledakan, namun ditengah kepungan asap yang membatasi pandangan dia berhasil keluar dan langsung lompat ke sungai" ujarnya menceritakan situasi saat kejadian. "alhamdulillah semua ABK hanya mengalami cidera ringan dan shock (kaget.red) dan setelah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Bunda Pengharapan semuanya diperbolehkan pulang" pungkasnya menutup cerita.

WhatsApp Image 2019-05-17 at 22.10.39 (2).jpeg Tim gabungan harus mendorong perahu karet diatas lumpur karena air sedang surut pagi tadi

Operasi pencarian atas korban Gustam dan Sandi hari ini ditutup sementara pada pukul 17.15 wit karena jarak pandang di lapangan terbatas dan akan kembali dilanjutkan esok hari pukul 06.00 wit. Tim SAR gabungan akan kembali melakukan penyisiran di area pencarian yang akan diperluas sesuai rencana operasi yang telah ditentukan oleh SAR Mission Coordinator. (dwb/humas)



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Minsar