UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 2


Penutupan Operasi SAR Setelah Pencarian Hari Ke – 7 Terhadap Sulaiman Korban Tabrakan Kapal Cepat Express 88


Maumere 06/09/2019. Hingga pukul 18.00 WITA Tanggal 06 September 2019 telah dilaksanaan koordinasi dan pemantauan bersama instansi bersama instansi berpotensi SAR di wilayah Kab. Flores Timur dengan hasil masih nihil. Tim Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere sebanyak 5 orang telah kembali ke kantor dan tiba pada pukul 18.30 WITA tanggal 06 September 2019. adapun unsur potensi SAR yang terlibat sebagai berikut:

1. Kansar Maumere: 5 Orang

2. LANAL Maumere: 3 Orang

3. Pos AL Flotim:3 Orang

4. POLAIR Flotim:3 Orang

5. BPBD Flotim:1 Orang

6. Nelayan: 50 Orang

Adapun ALut yang stand by:

1.  RIB 500 PK Kansar Maumere 1 Unit

2. RIB 500 PK Lanal Maumere 1 Unit

3. Speed Boat 750 PK POLAIR Flotim 1 Unit

4. Perahu Motor Nelayan 10 Unit

5. Peratalan Selam 2 Set Kansar Maumere

6. Palsar Air Lainnya 1 Set

sedangakan Perlatan Komunikasi diantaranya:

1 HP Ruggear 1 Unit

2. HT Hytera 4 Buah

3. HP Satelite 1 Unit

4. Handphone

I Putu Sudayana, S.E M.AP selaku  SMC mengatakan bahwa “Saya selaku SMC (Sar Mission Coordination) menyampaiakan bahwa pelaksanaan operasi SAR terhadap Kapal di perairan Adonara, kami telah melaksanakan selama 1 minggu dari kejadian samapi dengan 7 hari. Seluruh potensi yang ada dilokasi sudah kita kerahkan baik dari Kantor SAR Maumere sendiri, Lanal Maumere, Pos AL Larantuka, POLAIR Larantuka, POLAIR Lembata, BPBD Kab. Flores Timur, masyarakat, keluarga korban terutama serta tokoh-tokoh adat semuanya kami libatkan dalam proses  pencarian ini namun sampai operasi SAR Hari Ke 7 hasil pencarian nihil. Sesuai undang-undang No. 29 Tahun 2014 bahwa pencarian atau operasi SAR dilaksanakan selama 7 hari. Namun setelah 7 hari tersebut tetap kita laksanakan pemantauan karena bisa saja setelah 9 hari ada informasi terhadap penemuan korban maka selanjutnya akan dibuka kembali operasi SAR tersebut. Terakhir saya selaku SMC SMC (Sar Mission Coordination) mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh potensi SAR yang telah terlibat baik dalam unsur TNI, POLRI, Pemerintahan, Organisasi Pemerintahan, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, Keluarga Korban, dan semua potensi SAR yang tidak bisa saya ucapkan satu persatu yang telah mendukung Operasi SAR ini. Rasa terima kasih atas sumbangan pikiran dan tenaga serta sara saran dan masukan selama proses operasi SAR ini dan secara Resmi Operasi SAR Kami nyatakan ditutup".

Pada pukul 18.43 WITA 06 September 2019 BCC mengirimkan email setelah Kantor SAR Muamere mengajukan Berita SAR Laporan Hasil Operasi SAR Hari ke 7 sekaligus usulan penutupan. Dimana email tersebut diantaranya menyatakan “sehubungan Operasi SAR memasuki hari ke 7 dengan hasil nihil dan berdasarkan evaluasi ops sar bersama seluruh potensi SAR dan Keluarga Korban, sudah tidak efektif lagi untuk melakukan Operasi SAR maka Operasi SAR setuju untuk ditutup/selesai.



Kategori Berita Kansar , Kecelakaan Pelayaran , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Maumere