UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 2


BOCAH KOMPLEK PERUMAHAN PUSPA RAYA DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA SETELAH TENGGELAM DI ALIRAN KALI CILIWUNG


Bogor – Warga Perumahan Puspa Raya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, dikejutkan dengan peristiwa anak tenggelam di aliran Kali Ciliwung pada Minggu (23/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Brahma, bocah berusia 10 tahun ini disadari oleh anggota keluarganya tidak kembali ke kediamannya yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Putra dari seorang anggota Koramil Bojong Gede tersebut diketahui tenggelam setelah dilakukan pencarian di tempatnya bermain di sekitar bantaran Kali Ciliwung. Adapun kronologis dari keterangan beberapa saksi yang juga teman korban menyebutkan bahwa korban bersama dengan kedua temannya sedang bermain getek di aliran kali Ciliwung sehingga akhirnya korban terpeleset dan terjatuh dari getek ke dalam pusaran air kali tersebut pada minggu (23/6) siang sekitar pukul 10.30 WIB kemudian korban belum ditemukan hingga sore harinya. “Setelah informasi kita dapatkan, pagi tadi dikirimkan satu tim rescue untuk bergabung dengan unsur potensi SAR yang sudah ada di lapangan untuk melakukan operasi SAR dan berharap semoga korban lekas ditemukan.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordiantor (SMC). Beliau juga menegaskan kurang lebih 120 orang personil gabungan dikerahkan dalam operasi SAR yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Bojong Gede, Koramil Bojong Gede, Damkar Kabupaten Bogor, Tagana Kabupaten Bogor, Tagana Kota Depok, Satpol PP Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor, JKU/Polmas, SAKTI, REKAN, KANCIL, Security Perum Puspa Raya, KCR, dan IFR. Operasi SAR dimulai sejak tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB dengan membagi area pencarian menjadi dua dimana SRU Pertama melakukan pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan jangkar dan perahu karet serta dilakukan penyelaman sedangkan SRU Kedua melakukan pencarian dengan penyisiran dengan menggunakan perahu karet hingga sejauh 3 KM dari lokasi kejadian. Akhirnya setelah 3 jam operasi SAR berjalan sekitar pukul 10.15 WIB korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Korban kemudian langsung dievakuasi oleh petugas menuju rumah duka yg tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban untuk proses selanjutnya. “Berkat kerjasama tim SAR gabungan, korban kita temukan tadi siang dalam keadaan meninggal dunia, kami mengucapkan turut berbela sungkawa terhadap keluarga korban.” Ungkap Hendra. (Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta)