UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 2


BALITA TENGGELAM AKIBAT BERMAIN HUJAN DI PINGGIRAN PARIT PERUMAHAN BUKIT GADING BALARAJA


Tangerang – Pengawasan Balita ketika bermain di lingkungan tempat tinggal harus mendapatkan perhatian yang lebih dari orang tuanya. Berbagai peristiwa yang tidak diinginkan bisa saja terjadi menimpa anak kita ketika kurangnya pengawasan dan perhatian. Hal ini menimpa terhadap balita laki-laki yang bernama Rifky, bocah yang berusia 2,5 tahun ini terjatuh ke dalam parit di perumahan Bukit Gading Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten. Pada sabtu (11/5) sekitar pukul 14.00 WIB Rifky (2,5) sedang bermain hujan di pinggiran parit, beberapa saat kemudian korban pun terpeleset dan masuk ke dalam parit yang memiliki lebar 2 M tersebut. Korban terseret arus yang memang diketahui pada saat hujan deras debit air di dalamparit tersebut meningkat dengan arus yang cukup membuat bocah 2,5 tahun ini tenggelam. Setelah kejadian ini diketahui oleh pihak keluarga, mereka pun langsung melakukan pencarian terhadap bocah tersebut dan menghubungi pihak yang terkait, hingga malam hari korban pun masih belum ditemukan. Informasi ini kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melalui Damkar Kabupaten Tangerang pada Sabtu (12/5) sekitar pukul 04.55 WIB. Tim rescue pun kemudian bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air lengkap. “Tim rescue kami sudah berada di lokasi kejadian pagi tadi dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur yang ada di lapangan mengenai kejadian tersebut untuk menentukan rencana operasi SAR yang akan dilaksanakan.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC). Beliau juga menegaskan bahwa pencarian yang dilakukan akan membagi wilayah pencarian menjadi 2 (dua) pagi ini dimana SRU pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet LCR dari lokasi kejadian hingga radius 10 KM, kemudian SRU kedua melakukan pencarian dengan penyisiran melalui pinggiran parit dari lokasi kejadian hingga radius 2 KM. (Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta)