UPAYA SAPU BERSIH WARGA SEKITAR GUNUNG AGUNG OLEH TIM SAR GABUNGAN MULAI BERGESER KE KRB 1


Arif, Korban Tenggelam di Sungai Brantas Berhasil Ditemukan


Kediri – Arif Heldinata Argo Wibowo (13), korban tenggelam di sungai Brantas, kecamatan Papar, kabupaten Kediri, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal tim SAR gabungan, pada Minggu (30/12) pukul 09.30 WIB.

Komandan tim operasi Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, setelah berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan, selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk dilakukan visum oleh petugas.

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah mengerahkan empat SRU (Search and Rescue Unit) untuk mencari bocah laki-laki yang berasal dusun Tempel, desa Ngronggot, kecamatan Ngronggot, kabupaten Nganjuk.

SRU pertama dan kedua melakukan penyisiran di sungai dengan menggunakan perahu karet yang dilengkapi dengan mesin Mopel (Motor Tempel) bertenaga 25 PK. Penyisiran dimulai dari TKK (Tempat Kejadian Kecelakaan), tepatnya pada koordinat 7° 41' 41.45'' S 112° 4' 31.30'' E, kemudian bergerak ke arah timur mengikuti aliran sungai.

“Di beberapa titik yang dicurigai, SRU pertama dan kedua melakukan manuver perahu karet. Tujuannya adalah untuk menciptakan gelombang air yang besar, agar korban yang semula diduga berada di dasar sungai dapat terangkat ke permukaan,” ujar Yoni.

Sementara itu, SRU ketiga dan keempat melakukan pemantauan melalui jalur darat di beberapa titik, seperti jembatan. Mereka juga menyebarluaskan informasi tentang kejadian ini kepada warga sekitar, agar jika mereka melihat korban, maka diharapkan melaporkannya kepada petugas.

Sejumlah pihak turut berpartisipasi dalam upaya pencarian korban, diantaranya tim Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Kediri, BPBD kabupaten Nganjuk, Polsek Papar, Koramil Papar, RAPI kabupaten Kediri, RAPI kabupaten Nganjuk, BP Pramuka Kediri, relawan Singowande, dan warga sekitar.

Berdasarkan informasi dari saksi mata, Gilang Andrian (13) dan Cipto Wiyono (36), kejadian yang dialami korban berawal saat Ia dan Gilang mencari kerang di tepi sungai, pada Sabtu (29/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Meski sudah diperingatkan Gilang, korban tetap melangkah ke tengah sungai. Diduga kaget karena bagian tengah sungai yang dalam, korban tenggelam. Gilang mencoba berteriak meminta pertolongan. Cipto yang tidak jauh dari lokasi, berupaya menolong korban, namun tidak berhasil Karen akondisi arus sungai yang deras. (Lib)



Kategori Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya